Riyadh – Pelatih Al Hilal, Jorge Jesus, secara tegas menutup pintu diskusi terkait dinamika hubungannya dengan bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo.
Juru taktik asal Portugal tersebut menyatakan bahwa segala urusan yang melibatkan megabintang tersebut sudah berakhir dan tidak memerlukan pembahasan lebih lanjut.
Ketegangan antara Jesus dan Ronaldo kerap mencuri perhatian publik saat kedua tim raksasa Arab Saudi tersebut bertemu di atas lapangan hijau.

Also Read
Beberapa kali, kedua sosok ini terlihat terlibat dalam adu argumen yang cukup intens di area pinggir lapangan selama pertandingan berlangsung.
Namun, dalam sebuah sesi wawancara terbaru yang berlangsung pada Sabtu (7/11/2026), Jesus menegaskan keinginannya untuk tidak lagi mengungkit insiden tersebut.
Ia memandang bahwa friksi yang terjadi hanyalah bagian dari luapan emosi yang lumrah terjadi dalam tensi pertandingan sepak bola.
“Itu sudah selesai. Saya tidak ingin membahasnya lagi,” ujar Jorge Jesus sebagaimana dikutip dari media setempat.
Pernyataan tersebut mencerminkan sikap profesional sang pelatih yang enggan membiarkan narasi di luar lapangan mengganggu konsentrasi timnya.
Persaingan antara Al Hilal dan Al Nassr memang dikenal memiliki tensi yang sangat tinggi di kancah Liga Arab Saudi.
Status kedua klub sebagai kekuatan utama dalam sepak bola domestik membuat setiap pertemuan mereka selalu menjadi sorotan tajam bagi penggemar sepak bola global.
Kehadiran sosok sekaliber Ronaldo di kubu Al Nassr secara otomatis meningkatkan profil dan atensi media terhadap setiap laga yang mempertemukan kedua tim.
Meski demikian, Jorge Jesus memilih untuk mengabaikan kebisingan di luar lapangan demi menjaga fokus utama skuadnya.
Saat ini, prioritas utama pelatih tersebut adalah mempertahankan dominasi Al Hilal baik dalam kompetisi domestik maupun di kancah Asia.
Keberhasilan mempertahankan performa stabil menjadi target jangka panjang yang ingin dicapai oleh Jesus bersama anak asuhnya.
Ia tampak berupaya meminimalisir distraksi agar stabilitas tim tetap terjaga sepanjang musim yang menuntut konsistensi tinggi.
Dengan menutup bab diskusi mengenai Ronaldo, Jesus mengirimkan pesan kuat bahwa dirinya hanya ingin dinilai berdasarkan kinerja teknis di lapangan.
Keputusan ini juga menjadi cara bagi sang pelatih untuk mengalihkan atensi publik dari drama personal menuju pencapaian kolektif klub.
Hingga saat ini, baik pihak Al Hilal maupun Al Nassr belum memberikan komentar tambahan terkait hubungan antara kedua tokoh tersebut.
Fokus kini sepenuhnya kembali tertuju pada persiapan tim menuju jadwal padat pertandingan di liga yang akan datang dalam waktu dekat.














