Jakarta – Manajemen Persija Jakarta secara resmi membantah isu tunggakan gaji pemain yang sempat beredar luas di media sosial belakangan ini.
Pihak klub menegaskan bahwa seluruh kewajiban pembayaran upah pokok pemain telah diselesaikan tepat waktu sesuai dengan kontrak kerja yang berlaku.
Direktur Utama Persija, Ambono Januarianto, menyatakan bahwa narasi mengenai masalah finansial yang berujung pada penunggakan gaji adalah sebuah kekeliruan.

Also Read
“Kami ingin meluruskan informasi yang beredar. Tidak ada tunggakan gaji pemain. Semua kewajiban gaji sudah kami penuhi sesuai dengan kontrak kerja yang disepakati,” ujar Ambono dikutip dari keterangan resmi klub, Minggu (8/11/2026).
Manajemen tidak memungkiri adanya kendala pembayaran yang terjadi di lingkungan internal tim.
Namun, kendala tersebut ditegaskan hanya menyangkut persoalan bonus, bukan gaji pokok pemain.
Ambono mengakui bahwa terdapat hambatan administratif yang menyebabkan keterlambatan dalam penyaluran bonus tersebut.
“Memang ada keterlambatan terkait bonus, namun hal ini sudah dalam penanganan manajemen. Kami berkomitmen untuk menyelesaikannya secepat mungkin,” tambah Ambono dalam pernyataan yang sama.
Klarifikasi ini disampaikan sebagai upaya manajemen untuk meredam spekulasi negatif yang sempat berkembang di kalangan suporter.
Isu mengenai krisis finansial Persija sebelumnya sempat memicu kekhawatiran publik sepak bola nasional terkait stabilitas tim ibu kota tersebut.
Manajemen berharap penjelasan ini dapat menghentikan desas-desus yang tidak berdasar terkait kondisi internal klub.
Saat ini, fokus utama Macan Kemayoran adalah menjaga konsistensi performa di kompetisi Liga 1.
Pihak klub ingin memastikan bahwa para pemain tetap dalam kondisi terbaik untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Stabilitas internal menjadi prioritas agar tim tetap mampu tampil kompetitif dalam persaingan gelar juara musim ini.
Manajemen juga berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi yang transparan dengan seluruh elemen klub, termasuk para pemain dan staf pelatih.
Langkah ini diambil guna menghindari kesalahpahaman yang dapat mengganggu fokus tim di lapangan.
Hingga saat ini, aktivitas operasional klub berjalan seperti biasa di bawah arahan manajemen.
Seluruh pihak di internal klub diminta untuk tetap fokus pada target jangka pendek dan panjang yang telah ditetapkan.
Pihak klub juga meminta agar suporter tetap memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan tim di kompetisi nasional.
Kepercayaan publik menjadi salah satu elemen krusial bagi Persija dalam mengarungi sisa musim Liga 1 yang semakin sengit.
Manajemen Persija memastikan bahwa setiap kendala administratif yang ada akan segera terselesaikan tanpa mengganggu hak-hak pemain.
Transparansi ini diharapkan menjadi titik balik agar isu serupa tidak kembali mencuat di masa depan.













