MANCHESTER – Manchester City tengah menghadapi krisis performa signifikan setelah menelan kekalahan beruntun dalam empat pertandingan terakhir di berbagai kompetisi.
Tren negatif ini semakin dipertegas dengan hasil minor saat bertandang ke markas Brighton & Hove Albion di American Express Stadium.
Skuad asuhan Pep Guardiola sebenarnya sempat memimpin lebih awal melalui gol Erling Haaland pada babak pertama.

Also Read
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tuan rumah Brighton berhasil membalikkan keadaan melalui gol yang dicetak oleh Joao Pedro dan Matt O’Riley.
Kekalahan ini menempatkan The Citizens dalam posisi sulit di papan atas klasemen sementara Premier League.
Posisi Manchester City kini tertahan di peringkat kedua akibat kegagalan meraih poin penuh dalam laga tersebut.
Situasi pelik yang dialami Manchester City menarik perhatian Enzo Maresca, pelatih yang juga memiliki latar belakang sebagai mantan asisten Guardiola.
Maresca menyoroti pentingnya jeda internasional sebagai momentum krusial bagi tim besar untuk melakukan evaluasi mendalam.
Menurut Maresca, fluktuasi performa merupakan dinamika yang lumrah dalam dunia sepak bola profesional.
Namun, ia menekankan bahwa setiap tim harus mampu melakukan introspeksi dengan kepala dingin saat menghadapi masa sulit.
“Jeda internasional selalu menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi,” ujar Maresca dikutip dari pernyataan resmi yang dirilis Senin (9/11/2026).
Ia menambahkan, masa jeda memberikan kesempatan bagi staf pelatih untuk menenangkan pikiran dan merancang perbaikan taktis.
“Anda memiliki waktu untuk menenangkan pikiran, melihat kembali apa yang sudah berjalan, dan apa yang perlu diperbaiki,” imbuh Maresca.
Lebih lanjut, Maresca meyakini bahwa Manchester City memiliki kapasitas untuk segera keluar dari keterpurukan ini.
Ia menunjuk standar tinggi yang dimiliki klub serta kualitas individu pemain sebagai alasan utamanya.
“Bagi tim seperti Manchester City, mereka memiliki standar yang sangat tinggi. Saya yakin mereka akan bangkit,” kata Maresca.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kemampuan manajerial Pep Guardiola dalam menangani situasi krisis.
“Guardiola adalah pelatih yang sangat cerdas, dan mereka punya skuad yang luar biasa,” lanjutnya.
Salah satu faktor utama yang disinyalir menghambat performa Manchester City saat ini adalah badai cedera pemain.
Kondisi fisik yang tidak prima dinilai telah membatasi kedalaman skuad dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Meski demikian, para pengamat sepak bola tetap menaruh optimisme terhadap kebangkitan juara bertahan Premier League tersebut.
Jeda kompetisi dianggap sebagai waktu pemulihan yang sangat dibutuhkan bagi para pemain yang mengalami masalah kebugaran.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi suntikan motivasi besar bagi Brighton & Hove Albion untuk terus bersaing di papan atas klasemen.













