Jakarta – Atlet voli nasional Fahry Septian Putratama resmi memperkuat klub asal India, Ahmedabad Defenders, untuk mengarungi kompetisi Pro Volleyball League musim mendatang.
Kepastian transfer ini diumumkan secara langsung melalui akun media sosial resmi klub pada Sabtu (7/11/2026).
Keputusan ini menjadikan Fahry rekan setim bagi sesama pemain asal Indonesia, Luvi Febrian Nugraha, yang telah lebih dulu bergabung dengan tim tersebut.

Also Read
Kehadiran dua pilar tim nasional voli Indonesia dalam satu skuad yang sama diharapkan mampu meningkatkan daya saing Ahmedabad Defenders di kancah domestik India.
Manajemen klub menyatakan bahwa perekrutan Fahry dilakukan untuk memperkuat kedalaman skuad dalam menghadapi ketatnya persaingan liga.
Fahry merupakan pemain yang memiliki rekam jejak internasional yang cukup mumpuni.
Sebelum memutuskan berkarier di India, ia mencatatkan sejarah sebagai pevoli pertama asal Indonesia yang menembus liga Eropa.
Kala itu, Fahry sempat membela klub asal Bulgaria, SKV Montana, pada musim sebelumnya.
Pengalaman bertanding di kompetisi Eropa dianggap menjadi modal berharga bagi Fahry dalam menghadapi tantangan baru di India.
Kolaborasi antara Fahry dan Luvi di lapangan kini menjadi pusat perhatian para penggemar voli di tanah air.
Keduanya dinilai sebagai representasi kualitas pemain Indonesia yang kini semakin diperhitungkan oleh klub-klub luar negeri.
Tren ekspor pemain voli nasional ke mancanegara menunjukkan peningkatan signifikan dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Fenomena ini mencerminkan pengakuan dunia internasional terhadap kemampuan teknis dan fisik para atlet voli Indonesia.
Hingga saat ini, pihak klub maupun perwakilan pemain belum memberikan keterangan resmi terkait durasi kontrak yang disepakati.
Meski detail kontrak masih tertutup, langkah karier pemain yang berposisi sebagai outside hitter ini mendapat respons positif dari komunitas voli nasional.
Para pendukung berharap kehadiran dua pemain Indonesia ini dapat membantu Ahmedabad Defenders meraih gelar juara liga.
Adaptasi menjadi faktor kunci bagi Fahry untuk segera menyatu dengan pola permainan yang diterapkan pelatih di Ahmedabad Defenders.
Selain itu, atmosfer kompetisi di India dikenal memiliki tuntutan fisik yang tinggi bagi setiap pemain asing.
Pengalaman Fahry dalam menghadapi tekanan di liga Bulgaria diprediksi akan memudahkan proses transisinya di lingkungan baru.
Pihak klub optimis bahwa kombinasi antara pengalaman dan kemampuan individu dari pemain Indonesia ini akan membawa dampak instan bagi tim.
Ke depan, performa Fahry dan Luvi di India akan dipantau ketat oleh pengamat voli sebagai tolok ukur perkembangan atlet Indonesia di liga profesional luar negeri.













