Beijing – Kedatangan Kylian Mbappe bersama skuad Real Madrid di China dalam rangkaian tur pramusim 2026 disambut dengan respons yang terbelah di kalangan penggemar sepak bola setempat.
Meskipun statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia, kehadiran penyerang asal Prancis tersebut tidak sepenuhnya disambut dengan hangat oleh publik.
Sebagian basis suporter di China dilaporkan masih menyimpan kekecewaan mendalam atas insiden kontroversial yang melibatkan sang pemain di masa lalu.

Also Read
Ketegangan emosional ini menciptakan atmosfer yang kontras di tengah antusiasme besar pendukung Real Madrid lainnya yang menantikan aksi debut Mbappe di Asia.
Menurut laporan dari media setempat, beberapa kelompok suporter secara terbuka menunjukkan sikap dingin terhadap pemain yang baru direkrut dari Paris Saint-Germain tersebut.
Sikap skeptis ini menjadi tantangan tersendiri bagi pihak manajemen klub yang tengah berusaha memperluas pengaruh komersial dan basis penggemar mereka di pasar Asia.
Pihak klub menyatakan bahwa mereka tetap fokus pada persiapan teknis tim di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti.
Manajemen Los Blancos berharap bahwa performa impresif di lapangan dapat menjadi instrumen utama untuk memulihkan citra Mbappe di mata para penggemar.
Kehadiran seluruh bintang utama dalam rombongan tur ini diyakini mampu memberikan dampak signifikan bagi popularitas tim secara global.
Mbappe kini berada di bawah tekanan ganda untuk membuktikan kualitasnya sekaligus mencairkan suasana di luar lapangan.
Bagi sang pemain, memenangkan kembali hati para pendukung yang masih skeptis menjadi misi krusial dalam memulai kariernya bersama raksasa Spanyol tersebut.
Dinamika ini menjadi catatan menarik di balik layar perjalanan pramusim Real Madrid tahun ini.
Para pengamat sepak bola menilai bahwa waktu akan menjadi faktor penentu apakah performa di lapangan mampu menghapus memori buruk suporter.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari sang pemain terkait reaksi dingin yang ditunjukkan oleh sebagian penggemar di China tersebut.
Real Madrid sendiri terus menjalankan agenda latihan dan pertandingan persahabatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Klub berupaya menjaga fokus skuad agar tidak terdistraksi oleh dinamika yang terjadi di luar arena pertandingan.
Keberhasilan Mbappe dalam beradaptasi dengan tekanan publik ini akan menjadi ujian mental penting di musim pertamanya di Santiago Bernabéu.
Dukungan dari rekan setim dan staf pelatih diharapkan mampu menjaga stabilitas mental sang pemain selama tur berlangsung.
Publik kini menantikan aksi nyata Mbappe di atas lapangan sebagai pembuktian bahwa ia masih menjadi komoditas sepak bola yang paling berpengaruh di dunia.















